Penyakit Diabetes Militus

Penyakit diabetes Militus di Indonesia berdasarkan data tahun 2007 , penderita diabetes sudah mencapai Tujuh Juta Orang sehingga Indonesia menempati urutan ke 4 dunia.

 diabetesDiabetes bisa diartikan Meningkatnya kadar gula dalam darah (hiperglikemia) kronik yang disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal dalam tubuh. gangguan sekresi atau resistensi hormone insulin

 

diabetes-melitus

 

FAKTOR BERESIKO TINGGI TERKENA DIABETES :

  • Herediter / Genetik
  • Obesitas /Kegemukan
  • Usia di atas 40 tahun
  • Tekanan Darah di atas 140/90 MmHg
  • Dislipidemia ( Lemak darah )
  • Hiperkolesterolemia
  • HDL kurang dari 35 Mg/Dl
  • Trigliserida lebih dari 250 Mg/Dl
  • GDPT ( Gula darah puasa terganggu )
  • Semua Wanita hamil ( usia kehamilan  24 – 48  minggu ) disebut gestational
  • Ibu yang melahirkan bayi di atas 4 kg

Hereditas / Genetik

Faktor keturunan atau hereditas/genetik sangat besar kontribusinya dan tidak bisa dianggap sepele untuk seseorang terserang penyakit diabetes. tidak mungkin Menghilangkan faktor genetikt. Yang bisa dilakukan untuk bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus karena faktor genetik adalah dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan. Dengan memperbaiki pola makan dan pola hidup, maka dimungkinkan  akan terhindar dari penyakit yang mengerikan ini.

Obesitas /kegemukan

Kegemukan atau obesitas dapat menyebabkan seseorang mengalami kekebalan /resistensi terhadap hormon insulin karena Sel-sel dalam tubuh selalu bersaing ketat dengan jaringan lemak dalam menyerap insulin. Akibatnya organ pankreas akan selalu dipacu untuk memproduksi insulin dalam jumlah banyak sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan yang  akhirnya dapat rusak. Untuk itu Segera hindari makanan yang mengandung kalori tinggi .

 

obesitas

Usia Di Atas 40 Tahun’

saat Usia anda di aatas 40 tahun, maka akan banyak organ-organ vital tubuh anda yang melemah dan tubuh akan mulai mengalami kepekaan terhadap insulin. Bahkan pada wanita yang sudah mengalami monopause punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.

Tekanan Darah di atas 140/90 MmHg

Lakukan pemeriksaan secara rutin tekanan darah anda dan Jagalah tekanan darah Anda tetap di bawah 140/90 mmHg. hindari terlalu banyak konsumsi makanan yang asin-asin karena Garam yang berlebih memicu penyakit darah tinggi yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan resiko untuk Anda terserang penyakit diabetes melitus.

Dislipidemia ( Lemak darah )

Dislipidemia / kelainan lemak dalam darah. Penyebab Dislipidemia sebagian besar karena  faktor asupan (intake) lemak yang tinggi dan adanya faktor keturunan / memiliki riwayat penyakit keluarga, minum alkohol, suntik hormon estrogen, dan konsumsi obat-obatan. Pada pengidap dislipidemia, maka  kadar  jahatnya  yang disebut  LDL kolesterol &  trigliserida mengalami suatu peningkatan. Sebaliknya kadar lemak baik yang disebut  HDL kolesterol justru mengalami penurunan. terutama Pada wanita, saat usia menopause akan meningkat resiko dislipidemianya lebih tinggi.

HDL adalah kolesterol baik. Tingkat kolesterol ini dapat diukur pada contoh darah yang diambil tanpa puasa. Semakin tinggi tingkat HDL semakin baik. Tingkatnya di atas 40mg/dL dianggap baik.

LDL adalah kolesterol buruk. Tingkat LDL dihitung memakai rumusan yang mencakup tingkat trigliserida. Contoh darah yang diambil setelah puasa dipakai untuk mengukur tingkat trigliserida atau untuk menghitung tingkat LDL. Tingkat LDL di bawah 100mg/dL dianggap baik, sedangkan bila di atas 160mg/dL menunjukkan risiko tinggi terhadap penyakit jantung. Untuk pasien berisiko tinggi, LDL sebaiknya diturunkan di bawah 70mg/dL.

 

Hiperkolesterolemia

Mengukur tingkat kolesterol:

Kolesterol total mencakup tingkat LDL jahat  dan HDL baik. Kolesterol total tidak cepat berubah setelah kita makan, sehingga pengambilan  darah untuk tes ini dapat diambil kapan saja. Tingkat kolesterol total di bawah 200mg/dL dianggap baik, dan di atas 240mg/dL dianggap buruk.

 

HDL kurang dari 35 Mg/Dl

HDL adalah kolesterol baik. Tingkat kolesterol ini dapat diukur pada contoh darah yang diambil tanpa puasa. Semakin tinggi tingkat HDL semakin baik. Tingkatnya di atas 40mg/dL dianggap baik.

 

Trigliserida lebih dari 250 Mg/Dl

Kadar trigliserida dalam darah meningkat cepat setelah kita makan. Kita harus puasa makan sedikitnya delapan jam sebelum sample darah diambil untuk dites. Kadar trigliserida di bawah 250mg/dL dianggap normal, di atas 1.000mg/dL bisa menyebabkan pankreatitis.

 

GDPT ( Gula darah puasa terganggu )

Kadar glukosa darah sewaktu dan puasa sebagai patokan penyaring dan diagnosis DM (mg/dl)

Kadar Glukosa Preparat laboratorium

Bukan DM

Belum Pasti DM

DM

Kadar glukosa darah sewaktu (mg/dl) Plasma vena

<100

100-199

≥200

Darah kapiler

<90

90-199

≥200

Kadar glukosa darah puasa (mg/dl) Plasma vena

<100

100-125

≥126

Darah kapiler

<90

90-99

≥100

Catatan:

Bagi kelompok beresiko tinggi yang tidak menunjukkan kelainan hasil, dilakukan pemeriksaan ulang tiap tahun. Juga bagi  yang berusia >45 tahun tanpa faktor risiko lain, pemeriksaan cukup dilakukansetiap 3 tahun.

 

Semua Wanita hamil ( usia kehamilan  24 – 48  minggu ) beresiko terkena diabetes disebut gestational diabet

Ketika gestational diabetes menyerang, maka darah ibu akan membawa ekstra glukosa ke janin. Kelebihan glukosa tersebut akan akan disimpan sebagai lemak. Efeknya, janin akan tumbuh lebih besar dari normal, bahkan bisa mencapai 4 kilogram atau lebih. Kondisi yang biasa disebut dengan macrosomia. Selain itu, si anak akan cenderung berisiko tumbuh menjadi anak yang relatif lebih gemuk dan memiliki gula darah yang tinggi sehingga rentan terkena diabetes. Tapi apakah anak Anda akan lahir langsung otomatis terkena diabetes?

  1. Walaupun Anda terkena gestational diabetes saat hamil, bukan berarti sang buah hati akan langsung terlahir dengan diabetes!
  2. Anak dari ibu yang terkena gestational diabetes memang memiliki risiko terkena diabetes lebih tinggi. Tapi Penelitian terbaru menunjukkan risiko tersebut bisa dikurangi dengan gaya hidup sehat untuk pertahankan berat badan dan tekanan darah tetap berada di batas normal.

 

pankreas-diabetesINSULIN

Insulin adalah sejenis hormon jenis polipeptida yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Sel yang menghasilkan hormon insulin di dalam kelenjar pankreas dikenali sebagai sel beta, iaitu sejenis sel yang terdapat dalam kelompokan sel yang digelar pepulau (islet of) Langerhans dalam pankreas.

Insulin berfungsi sebagai pengawal keseimbangan dalam proses glukosa dalam darah dan berfungsi untuk meningkatkan pengambilan glukosa oleh sel tubuh. Kegagalan pankreas menghasilkan insulin, atau jumlah insulin yang tidak mencukupi akan menyebabkan glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel sel tubuh. Akhirnya kadar glukos meningkat di dalam darah menyebabkan terjadinya  penyakit kencing manis yang juga dikenal sebagai penyakit diabetes melitus.

insulin

Mari Kita jelaskan gambar di atas :

insulin kita gambarkan sebagai anak kunci,

Sel  kita gambarkan sebagai rumah kita,

kita digambarkan sebagai glukosa / gula,

halaman digambarkan sebagai pembuluh darah/darah

Jika kita (glukosa ) ingin masuk rumah (sel ), maka kita perlu anak kunci (insulin ) . jika kita tidak punya anak kunci ( diibaratkan insulin tdk ada ), maka kita (glukosa ) tidak bisa masuk rumah (sel), akhirnya kita ( glukosa ) hanya berada di halaman rumah ( dipembuluh darah ).

Artinya bahwa jika glukosa berada di dalam darah maka akan terjadi peningkatan kadar gula dalam darah yang menyebakan darah menjadi lebih kental sehingga memacu jantung bekerja lebih keras dalam memompa. Di samping itu , karena glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel, maka sel akan kekurangan makanan sehingga terjadilah sel yang kelaparan. inilah kenapa penderita diabetes selalu merasa lapar karena sel-sel dalam tubuhnya kekurangan glukosa. Akhirnya sel-sel akan menjadi loyo karena makanannya kurang.