7 Penyakit Paru-Paru

 

sod-menyembuhkan-perokok

Paru adalah salah satu organ vital bagi kehidupan manusia. Bila organ ini tidak berfungsi, manusia tidak akan hidup. Mungkin anda atau keluarga anda pernah mengalami gangguan paru berikut

fungsi-paru-paru

1.   ASMA ( atau Asma Bronkial )

perjalanan-penyakit-asma

Serangan asma terjadi terutama bila anda factor pencetus. Faktor pencetus serangan asma dari luar dapat berupa perubahan cuaca ( dingin, hujan, gerah ), debu, polusi udra, zat – zat kimia mulai dari obat anti nyamuk, sampai wangi – wangian atau berbagai jenis makanan. Dari dalam tubuh dapat berupa infeksi virus, sinusitis, atau stress (banyak pikian, emosi dll ). Semua faktor pencetus tersebut bersifat individual dimana faktor pencetus satu orang berbeda dengan faktor pencetus  orang lain. Asma dapat dibantu dengan menghindari factor pencetus.

 

2.   TUBERKULOSIS (TB)

bakteri-tbc

Penyakit tuberkulosis atau TB paling sering menyerang organ paru, tetapi sebagian kecil dapat menyerang organ – organ lain, misalnya  otak, tulang,  kelenjar getah bening, kulit, usus, mata, telinga, dll. Lokasi dari organ yang terkena TB menunjukkan gejala khusus, misalnya TB usus akan menimbulkan gejala diare yang tidak sembuh – sembuh. TB kelenjar bening biasanya tidak menimbulkan keluhan, kecuali kelenjar getah bening di leher yang makin lama makin membesar.  TB tulang, tergantung letak yang terkena, yang tersering adalah tulang belakang dengan tanda klinik berupa  tulang punggung yang menonjol dan bengkok.

 

3.   PNEUMONIA

Main_symptoms_of_infectious_pneumonia

Pneumonia adalah infeksi di paru yang disebabkan oleh kuman atau bakteri selain kuman tuberculosis. Pneumonia merupakan penyakit yang tidak menular. Dikenal 2 jenis pneumonia, yaitu pneumonia yang dijumpai dimasyarakat dan pneumonia yang terjadi di rumah sakit ( pneumonia nosokomial ). Untuk yang pertama, kuman yang sering menyebabkan adalah Streptococcus dan Stafilococcus.

 

4. BRONKITIS

gambar-bronkitis

Bronkitis adalah radang saluran napas. Dikenal 2 jenis bronkitis, yaitu akut dan kronik. Bronkitis akut dapat disebabkan oleh infeksi maupun bahan – bahan yang merangsang, termasuk bahan kimia. Infeksi bisa oleh virus atau bakteri. Bronkitis kronik sifatnya ireversibel (menetap/tidak bisa sembuh) dan progresif, artinya penyakit makin lama makin berat. Penyebab bronkitis kronik adalah bahan iritan, radikal bebas serta gas – gas yang beracun yang mengiritasi selama beberapa puluh tahun secara terus – menerus. Gas – gas berbahaya tersebut terdapat didalam asap rokok.

 

5.   KANKER PARU

gambar-kanker-paru

Kanker adalah pertumbuhan jaringan yang ‘ganas’ dengan ciri pertumbuhan tidak terkendali, cepat dan menyebar jauh. Penyebaran kanker paru yang sering terjadi yaitu ke hati, otak dan kelenjar ginjal. Penyebab kanker secara umum memang belum jelas tetapi khusus untuk kanker paru, kebiasaan merokok ternyata mempunyai hubungan yang jelas, karena dari 100 orang yang menderita kanker paru, 90 orang diantaranya ternyata mempunyai riwayat kebiasaan merokok sebelumnya. Hubungan yang erat ini juga terbukti dengan dosis-akibat. Bila seseorang merokok lebih lama, lebih banyak jumlah batang, lebih dalam cara menghisapnya maka kemungkinan terkena kanker paru lebih tinggi. Pengobatan tergantung jenis kanker dan stage/stadium/derajat. Untuk mengetahui jenis biasanya dilakukan BIOPSI. Dengan biopsy kita bisa membedakan tumor itu JINAK atau GANAS (KANKER).

 

5.   EMFISEMA

tubuh-perokok-berat

Emfisema yaitu keadaan paru yang lembek dan sudah kehilangan elastisitasnya. Emfisema disebabkan oleh asap rokok, karena dalam asap rokok terkandung zat yang merusak jaringan elastin dalam paru. Bila paparan ini berlangsung setiap hari selama berpuluh – puluh tahun maka kerusakan yang sedikit, lama kelamaan menyebabkan kerusakan yang masif dan permanen. Penyakit emfisema bersama dengan Bronkitis Kronik digolongkan menjadi Penyakit Paru Obtruktif Kronik (PPOK).

6.   PLEURITIS

pleuritis

Pleuritis , bila diterjemahkan secara harfiah adalah ‘radang pleura’. Pleura adalah lapisan tipis pembungkus paru. Dikenal 2 macam pleuritis, yaitu yang kering dan basah. Di Indonesia paling sering dijumpai radang selaput paru yang basah. Efusi pleura adalah penumpukan cairan di rongga pleura. Kelainan bias disebabkan penyakit di paru maupun dari luar paru. Volume cairan juga bervariasi, mulai sedikit sampai lebih dari 1 liter. Bila volume cairan banyak, akan menimbulkan keluhan sesak napas yang makin lama makin berat. Keadaan ini harus segera mendapatkan penanganan. Pengobatannya dilakukan dengan tindakan terapeutik adalah mengambil cairan sebanyak – banyaknya  sampai sesak napas menghilang. Pengobatan selanjutnya tergantung penyebab pleuritis.

 

NUTRISI UNTUK KESEHATAN PARU ANDA

 

deepsea-untuk-paru-paruspirulina-sunhope-super-green-foodsod-menyembuhkan-perokokcolostrum-powermix-sunhope

  1. Malnutrisi atau kekurangan gizi sering terjadi pada pasien penyakit paru, terutama pada penyakit paru menahun atau kronik. Sehingga asupan nutrisi yang lengkap dan mencukupi sangat dianjurkan pada pasien. Pemberian makan pada pasien paru akan lebih efektif apabila diberikan makan dalam bentuk porsi kecil dan sering.
  2. Pada pasien Penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) terjadi defisiensi vitamin A dan  vitamin C. Defisiensi zat gizi ini bisa membuat pasien lebih mudah untuk terkena infeksi. Vitamin C banyak terdapat pada sayuran dan buah. Vitamin A dan prekusornya bisa didapatkan dari Sun Hope Formula yang mengandung ekstrak Bovine Liver atau ekstrak hati sapi (defatted). Vitamin A ini lebih mudah diserap tubuh. Vitamin C terbaik dapat anda temukan pada Suplemen Sun Hope Spirulina Plus, supleme klorofil gizi nabati terbaik dari 4 super green food.
  3. Penggunan suplemen sangat dianjurkan pada orang yang mengalami masalah pernapasan yang diakibatkan alergi. Imunoglobulin E (Ig E) merupakan protein yang bersifat sebagai antibody. Antibodi ini berguna sebagai penghancur sebagian besar factor yang menjadi penyebab alergi. Immunoglobulin ini bisa di dapatkan dari Sun Hope Power Mix. Colostrum susu PowerMix ini juga mengandung Transforming Growth Factor (TGF) yang berfungsi untuk regenerasi sel – sel paru yang rusak.
  4. Untuk alergi yang disebabkan oleh paparan asap rokok atau polusi dianjurkan untuk menggunakan suplemen Superoksida Dismutase (SOD). Untuk itu Sun Hope SOD sangat baik digunakan untuk mengikat paparan asap rokok dan polusi yang menjadi radikal bebas di dalam tubuh.
  5. Penyakit paru yang menimbulkan peradangan sebaiknya konsumsi omega-3 yang mengandung EPA dan DHA. EPA dan DHA berfungsi untuk mengurangi terjadinya peradangan sedangkan DHA berfungsi untuk mengurangi rasa sakit. Penggunaan suplemen Omega-3 ini bisa didapatkan dari Sun Hope Deep Sea.