DEEP SEA

produk-deep-seaSuplemen Omega 3 yang terdiri dari 300 mg EPA dan 200 mg DHA dari minyak ikan salmon Alaska. Deep Sea merupakan suplemen omega 3 konsentrat yang diformulasikan untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dilengkapi dengan vitamin E yang berfungsi unutk mencegah oksidasi. Deep Sea telah mendapatkan penghargaan Gold Medal Award for product excellent dari American Association of Nutritional Medicine (AANM).

Omega3

Asam linolenat (Omega 3) merupakan salah satu asam lemak esensial yang diperlukan tubuh. Asam lemak omega 3 serta turunannya EPA (Asam eikosapentaenoat) dan DHA (Asam dokosaheksaenoat) memiliki manfaat bagi kesehatan. Minyak ikan terutama yang hidup dalam air dalam dingin kaya akan EPA dan DHA.

Minyak Ikan Omega 3 berperan untuk menjaga kesehatan jantung. Mengkonsumsi ikan atau suplemen minyak ikan secara teratur  akan membantu menjaga kesehatan bagi mereka yang berisiko terkena penyakit jantung. Orang yang berisiko adalah yang memiliki riwayat keluarga, perokok, kelebihan berat badan, kadar lemak darah tinggi, atau tekanan darah tinggi. COMA (Committee on Medical Aspects of Food Policy) merekomendasikan setidaknya makan ikan 2x dalam seminggu, salah satunya harus ikan yang kaya minyak (seperti sarden, makarel, atau herring).

Bagi yang tidak menyukai ikan, konsumsi minyak ikan dengan kandungan omega 3 yang tinggi akan memberikan perlindungan kesehatan dengan cara berikut:

  • mengurangi risiko pembentukan bekuan darah dalam pembuluh darah, sehingga dapat membantu menjaga darah mengalir dengan bebas. Mengurangi risiko bekuan darah yang dapat memblokir arteri koroner yang menyempit, yang dapat mengakibatkan serangan jantung fatal.
  • mendorong otot dinding arteri untuk rileks,
  • meningkatkan tingkat HDL (kolesterol baik), dan menurunkan lemak darah lainnya yang berbahaya,
  • membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi,
  • mencegah irama jantung yang cepat dan tidak stabil (denyut jantung tidak teratur )

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Omega 3 tidak hanya memiliki peran penting dalam perkembangan otak janin dan bayi baru lahir tetapi juga sangat penting untuk pemeliharaan kesehatan dan fungsi tubuh, Omega 3 juga dapat membantu melindungi kesehatan baik jangka panjang dan mencegah atau bahkan mengobati sejumlah keluhan dan penyakit.

DHA

DHA (Docosahexaenoic Acid) yang terdapat dalam Omega 3 sangat baik untuk memberikan nutrisi pada sel-sel mata yang sehat melalui aktivitas rhodopsin. Peneliti pertama DHA, Prof. G. Ford menyimpulkan “Pembentukan sel otak tidak terlepas dari DHA”.

DHA (Docosahexaenoic Acid) ini hanya terdapat dalam jenis ikan dan kerang, dan tidak dimiliki oleh hewan darat. DHA memegang peranan penting dalam pembentukan sel otak dan organ penglihatan pada masa pertumbuhan embrio dan bayi. Melalui plasenta, embrio mendapat DHA dari tubuh inangnya, dan sejalan dengan pertumbuhannya, DHA secara perlahan-lahan berkumpul pada bagian otak embrio tersebut. Untuk melahirkan bayi yang sehat, ibu yang hamil harus memiliki DHA yang cukup.

EPA

EPA (Eicosapentaenoic Acid) merupakan zat yang diperoleh dari lemak ikan salmon, makarel, tuna, dan sebagainya yang telah mengalami pemurnian. Begitu EPA memasuki tubuh manusia, zat ini akan bekerja mengatur kerja prostaglandin dan hormon tubuh. Selain itu, zat ini mampu untuk mencegah penyakit, terutama penyakit yang dapat membahayakan jiwa seperti penyakit jantung koroner, penyumbatan pada otak kardio jantung, penyumbatan darah pada otak dan sebagainya yang termasuk gejala pengerasan pembuluh darah.

Melalui gabungan prostaglandin E2 dan B4, EPA dapat mengontrol pertumbuhan kanker payudara, kanker usus kolon, kanker prostaglandin, dan sekaligus mencegah pembesaran sel kanker tersebut. Omega 3 yang mengandung EPA (Eicosa Pentaenoic Acid) adalah nutrisi penting yang dapat memelihara  kesehatan jantung dan pembuluh darah